Aktivitas Antimalaria Ekstrak Kayu Bidara Laut
Abstract
Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah utama kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan rendemen zat ekstraktif kayu bidara laut dan aktivitas antimalarianya secara in vitro terhadap Plasmodium falciparum serta menganalisis kandungan kimia ekstrak teraktifnya Ekstrak kayu bidara laut dihasilkan dari maserasi dengan pelarut organik berkepolaran bertingkat (n-heksana, etil asetat, dan etanol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar ekstrak tertinggi terdapat pada ekstrak etanol (4,11%), diikuti dengan ekstrak etil asetat (1,24%) dan ekstrak n-heksana (0,55%). Berdasarkan uji aktivitas antimalaria, ekstrak etanol merupakan ekstrak teraktif (IC50 3,09 µg ml-1), sedangkan ekstrak etil asetat (IC50 81,38 µg ml-1) dan ekstrak n-heksana (IC50 889,30 µg m-1) tergolong tidak aktif. Hasil uji fitokimia secara kualitatif menunjukkan kelompok senyawa yang terkandung di dalam serbuk kayu bidara laut adalah flavonoid, alkaloid, triterpenoid, steroid, tannin dan hidroquinon yang diduga berperan terhadap aktivitas antimalaria. Analisis GCMS mendeteksi adanya senyawa alkaloid strychnine yang diduga memiliki aktivitas antimalaria. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etanol kayu bidara laut sangat berpotensi sebagai sumber obat antimalaria.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bero J, Frederich M, Leclerq JQ. 2009. Antimalarial compounds isolated from plants used in traditional medicine. JPP 61:1401-1433.
Darise M, Taebe B. 1993. Isolasi dan identifikasi striknin dan brusin dari bidara laut asal maluku tenggara. Warta Tumbuhan Obat Indones. 2(1):1-3.
[Depkes] Departemen Kesehatan RI. 1995. Farmakope Indonesia Ed ke-4. Jakarta: Depkes RI.
Ekasari W, Widyawaruyanti W, Zaini NC, Syafruddin, Honda T, Morita H. 2009. Antimalarial activity of cassiarin a from the leaves of Cassia siamea. Heterocycles 78(7):1831-1836.
Elyzaar IRF, Hay SI, Baird JK. (2011), Malaria distribution, prevalence, drug resistance and control in Indonesia. AdvParasitol. 74: 41–175.
Frederich M, Hayette MP, Tits M, Mol PD, Angenot L. 1999. In vitro of strychnos alkaloids and extracts against Plasmodium falciparum. Antimicrob. Agents Chemother 43 (9):2328-2331.
Ghimeray AK, Cheng-Wu J, Bimal KG, Cho DH. 2009. Antioxidant activity and quantitative estimation of Azadirachtin and nimbin in Azadirachta Indica A. Juss grown in foothills Nepal. African J Biotechnol. 8:3084-3091.
Harborne JB. 1987. Metode Fitokimia. Padmawinata K, Soediro I, penerjemah; Niksolihin S, editor. Bandung: ITB. Terjemahan dari: Phytochemical Methods.
Hafid AF, Tyas MW, Widyawaruyanti A. 2011. Model terapi kombinasi ekstrak etanol 80% kulit batang cempedak (Artocarpus Champeden Spreng) dan artesunat pada mencit terinfeksi parasit malaria. J. Indones Med Assoc 61 (4): 161-167.
Houghton PJ, Raman A. 1998. Laboratory Handbook for the Fractionation of Natural Extracts. London: Chapman & Hall.
Huda 2006. Aktivitas antimalaria ekstrak air kayu bidara laut (Strychnos ligustrina BI) terhadap Plasmodium berghei in vivo [tesis]. Surabaya: Universitas Airlangga.
Ichsan SA. 2011. Aktivitas ekstrak kulit kayu suren (Toona sinensis Merr.) sebagai antioksidan dan antidiabetes [skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Itoh A, Tanaka Y, Nagakura N, Nishi T, Tanahashi T. 2006. A quinic acid ester from Strychnos lucida. J Natural Med 60(2):146-148.
[Kemenkes] Kementerian Kesehatan (ID). 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Lestari SB, Pari G. 1990. Analisis kimia beberapa jenis kayu Indonesia. J Penel Hasil Hutan 7: 96-100.
Martawijaya A, Kartasujana I, Mandang YI, Prawira SA, Kadir K. 1989. Atlas kayu Indonesia Jilid II. Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan. Departemen Kehutanan. .
Murningsih T, Subeki, Matsuura H, Takahashi K, Yamasaki M, Yamato O, Maede Y, Katakura K, Suzuki M, Kobayashi S, Chairul, Yoshihara T. 2005. Evaluation of the inhibitory activities of the extracts of Indonesian traditional medicinal plants against Plasmodium falciparum and Babesia gibsoni. J Vet Med Sci 67(8): 829-831.
Mustofa. 2009. Obat Antimalaria Baru: Antara Harapan Dan Kenyataan [pidato pengukuhan jabatan guru besar] Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Muti’ah R, Enggar L, Winarsih S, Soemarko, Simamora D. 2010. Kombinasi ekstrak batang talikuning dan artemisinin sebagai obat antimalaria terhadap Plasmodium berghei. J Kedokteran Brawijaya. 26(1): 8-13.
Nogueira C, Lopes LMX. 2011. Antiplasmodial natural products. Molecules 16: 2146-2190.
Partridge JJ Jr, Montclair, Uskokovic MR, inventors; 1975 Sept 23. Process for preparing loganin and analogs thereof. United States Patent US 3907772.
Phillipe G, Angenot L, Tits M, Frederich M. 2004. About the toxicity of some Strychnos species and their alkaloids. Toxicon 44: 405-416.
Philippe G, Angenot L, Mol PD, Goffin E, Hayette MP, Tits M, Frederich M. 2005. In vitro screening of some Strychnos species for antiplasmodial activity. J Ethnopharmacol 97: 535-539.
Sari RK, Syafii W, Achmadi SS, Hanafi M. 2011. Aktivitas antioksidan dan toksisitas ekstrak etanol Surian (Toona sinensis). JITHH 4(2): 46-52.
Sari RK, Syafii W, Achmadi SS. Hanafi M, Laksana YT. 2012. Aktivitas antikanker dan kandungan kimia ekstrak kayu teras suren (Toona sureni). JITKT 10(1): 1-11
Saxena S, Pant N, Jain DC, Bhakuni RS. Antimalarial agents from plant sources. Current Sci 85(9):1314-1329.
Trager W, Jensen JB. 1976. Human malaria parasites in continuous culture. Science 193: 673-675.
Widodo GP, Rahayu MP. 2010. Aktivitas antimalarial ekstrak etil asetat kulit batang mundu (Garcinia dulcis Kurz). M Farmasi Indones 21(4):238-242.
Widyawaruyanti A, Zaini NC, Syafruddin. 2011. Mekanisme dan aktivitas antimalarial dari senyawa flavonoid yang diisolasi dari cempedak (Artocarpus champeden). JBP 13(2): 67-77.
Zhao L, Chen J, Su J, Li L, Hu S, Li B, Zhang X, Xu Z, Chen T. In vitro antioxidant and antiproliferative activities of 5-hydroxymethylfurfural. J Agric Food Chem 61(44):10604-11
DOI: https://doi.org/10.51850/jitkt.v14i1.6
DOI (PDF): https://doi.org/10.51850/jitkt.v14i1.6.g6
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis Indexed by:






