Karakteristik Anatomi Kayu Kurang Dikenal Family Annonaceae dari Indonesia

Sumayyah F. Karimah, Andianto Andianto, Ratih Damayanti

Abstract


Ciri anatomi merupakan informasi dasar diperlukan dalam pemanfaatan suatu jenis kayu. Umumnya masyarakat memanfaatkan kayu yang sudah dikenal memiliki keawetan, kekuatan maupun sifat pengerjaan yang baik. Tidak demikian halnya dengan pemanfaatan jenis-jenis kayu yang kurang dikenal (The lesser-known wood species) atau sangat kurang dikenal (The least- known wood species), karena masih minim informasinya. Beberapa jenis kayu suku Annonaceae termasuk kelompok jenis kayu sangat kurang dikenal. Ciri umum 7 jenis kayu suku Annonaceae yaitu Annona muricata, Annona palustris, Goniothalamus giganteus, Saccopetalum horsfieldii, Saccopetalum kollsii, Stelechocarpus burahol, dan Trivalvaria sp. diidentifikasi melalui warna, corak, tekstur, arah serat, kilap, kesan raba, dan kekerasan. Sedangkan ciri anatomi diidentifikasidengan menggunakan nomenklatur daftar ciri mikroskopis International Association of Wood Anatomists (IAWA) untuk identifikasi kayu daun lebar. Ciri umum kayu berwarna putih sampai putih keabuan, bercorak polos hingga samar, bertekstur agak kasar dan kasar,  arah serat lurus, kesan kilap yang bervariasi dari tidak mengkilap, agak mengkilap hingga mengkilap, kesan raba agak licin dan licin, kayu lunak, agak lunak, agak keras, hingga keras. Sedangkan ciri-ciri anatomi diantaranya batas lingkar tumbuh tidak jelas, susunan pembuluh baur, sebaran pembuluh pola radial, outline pembuluh soliter tidak bersudut, pengelompokan pembuluh bertipe ganda radial 2-4, bidang perforasi sederhana, susunan ceruk antar pembuluh bertipe selang-seling, dan serat tidak bersekat. Hasil perhitungan nilai turunan dimensi dari serat kayu marga Annona, Goniothalamus, Stelechocarpus, serta Trivalvaria sp. termasuk ke dalam kayu kelas kualitas II. Marga Saccopetalum tidak termasuk ke dalam tiga kelas kriteria serat kayu untuk bahan pulp dan kertas


Keywords


Annonaceae; ciri anatomi; ciri umum

Full Text:

PDF

References


Biba VS, Amily A, Sangeetha S, Remani P. 2014. Anticancer, antioxidant, and antimicrobial activity of Annonaceae family. World J Pharm Pharm Sci. 3(3): 1595-1604.

Focho DA, Egbe EA, Chuyong GB, Fongod AGN, Fonge BA, Ndam WT, Youssoufa BM. 2010. An ethnobotanical investigation of the annonaceae on Mount Cameroon. J Med Plants Res 4(20): 2148-2158.

[InsideWood]. 2017. The InsideWood Working Group. http://insidewood.lib.ncsu.edu/search?5 [2017 Agustus 20].

Koek-Noorman J, Westra LYT. 2012. Macrophotographic wood atlas of Annonaceae. Bot J Linnean Soc 169:135-189.

Lempang M. 2016. Sifat dasar dan potensi kegunaan kayu saling-saling. JPKW. 5(1): 79-90.

Mandang YI, Pandit IKN. 1997. Pedoman Identifikasi Jenis Kayu di Lapangan. Bogor (ID): PROSEA.

Mattjik AA, Sumertajaya M. 2002. Perancangan Percobaan dengan Aplikasi SAS dan Minitab Jilid I. Bogor: IPB Press.

Olatunji OA. 2014. Wood anatomy in several genera of Nigerian Annonaceae. Not Sci Biol 6(1): 125-

Seng OD. 1990. Pengumuman: Berat Jenis dari Jenis-Jenis Kayu Indonesia dan Pengertian Beratnya Kayu untuk Keperluan Praktek. Soewarsono, editors. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan Departemen Kehutanan.

Pandit IKN, Nandika D, Darmawan IW. 2011. Analisis sifat dasar kayu hasil hutan tanaman rakyat. JIPI 16(2): 119-124.

[P3HH] Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. 2008. Petunjuk Praktis Sifat-Sifat Dasar Jenis Kayu Indonesia. Jakarta: ISWA.

Rachman AN, Siagian RM. 1976. Dimensi Serat Jenis Kayu Indonesia. Bogor: LPHH.

Rulliaty S. 1994. Wood quality indicators as estimator of juvenile wood in mahagony (Swietenia macrophylla King.) from plantation in Sukabumi, West Java, Indonesia [Tesis]. Los Baños: Univ Philippines Los Baños.

Sass JE. 1961. Botanical Microtehnique. New York (US): IOWA State Univ. Press.

Soares EAA, Kloster AC, Gnaedinger SC, Riker SR, Da Cruz Lima FJ, Motta MB. 2017. First record of Annonaceae wood for the Neogene of South America, Amazon Basin, Brazil. Braz J Geol 47(1): 95-108.

Wheeler EA, Baas P, Gasson PE. 1989. IAWA list of microscopic features for hardwood identification. IAWA Bull. 10(3): 219-332.




DOI: https://doi.org/10.51850/jitkt.v20i1.470

DOI (PDF): https://doi.org/10.51850/jitkt.v20i1.470.g474

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis Indexed by:

     

 

ISSN: 1693-383              EISSN: 2656-0178