Keteguhan Rekat Kayu Lapis Sengon Menggunakan Perekat Lignin-Formaldehida dengan Dua Macam Bahan Pengisi (Bonding Strength of Sengon Plywood Using Lignin-Formaldehyde Adhesive with Two Types of Fillers)
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Achmadi SS. 1990. Bahan Pengajaran Kimia Kayu. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Balfas J. 2010. Jenis kayu alternatif untuk pertukangan. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pengolahan Jati Cepat Tumbuh dan Kayu Pertukangan Lainnya; 2010 November 25; Bogor, Indonesia. Bogor: Puslitbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan. hlm 98-107.
[DIN] Deutsches Institut für Normung. 1975. DIN Taschenbuch 60. Berlin: Beuth Verlag Cmbh.
Filoteo AG. 1972. Filler and extender foriredecom technical note. Manila: Philippines.
Hendradi TC. 2012. Statistik Six Sigma dengan Minitab. Panduan Cerdas Inisiatif Kualitas. Yogyakarta: Andi Offset.
[KLHK] Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2016. Statistik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2015. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Kliwon S, Iskandar MI. 2008. Teknologi Kayu Lapis dan Produk Sekundernya. Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan.
Kollmann FFP, Kuezi EW, Stamm, AJ. 1975. Principle of Wood Science and Technology: II Wood Based Material. New York: Springer, Verleg Berlin Heidenberg.
Landrock AH, Ebnesajjad S. 2008. Adhesives Technology Handbook. New York: William Andrew.
Maloney TM. 1977. Modern Particleboard and Dry-Process Fiberboard Manufacturing. San Fransisco: Miller-freeman publication.
Pizzi A. 1998. Wood/bark extracts as adhesives and preservatives. Di dalam: Bruce A, Palfreyman JW (editors) Forest Products Biotechnology. London: Taylor & Francis Pub.
Prayitno TA. 1986. Ekstender dan filler pada perekatan kayu lapis. Duta Rimba. XII: 77-78.
Rachmawati O, Sugita P, Santoso A. 2018. Sintesis perekat tanin resorsinol formaldehida dari ekstrak kulit pohon mangium untuk peningkatan kualitas batang sawit. JPHH. 36(1):33-46. https://doi.org/10.20886/jphh.2018.36.1.33-46
Ruhendi S, Koroh DN, Syamani FA, Yanti H, Nurhaida, Saad S, Sucipto T. 2007. Analisis Perekatan Kayu. Bogor: Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.
Santoso A. 2001. Uji coba pembuatan perekat tanin. Laporan Hasil Penelitian. Bogor: Indonesia.
Santoso A, Sulastiningsih IM, Pari G, Jasni J. 2016. Pemanfaatan ekstrak kayu merbau untuk perekat produk laminasi bambu. JPHH. 34(2):89-100. https://doi.org/10.20886/jphh.2016.34.2.89-100
Setyarini A. 2007. Pengaruh penambahan hardener dan ekstender dalam perekat TRF (Tanin Resorsinol Formaldehida) terhadap eimisi formaldehida kayu lapis. [Skripsi]. Bogor: Fakultas MIPA, Universitas Nusa Bangsa.
[SNI] Standar Nasional Indonesia. 1998. Kumpulan SNI Perekat. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Sudjana. 2004. Desain dan analisis eksperimen. Bandung: Tarsito.
Sutigno P. 1988. Pengaruh ekstender dan pengisi dalam perekat urea formaldehida terhadap daya rekat kayu lapis meranti (Shorea sp.) dan kapur (Dryobalanops sp.) [Disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
DOI: https://doi.org/10.51850/jitkt.v17i2.466
DOI (PDF): https://doi.org/10.51850/jitkt.v17i2.466.g429
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis Indexed by:






