Sifat Keawetan dan Fisis-Mekanis Kayu Kecapi dan Rambutan setelah Perlakuan Pemanasan Minyak sebagai Upaya Peningkatan Mutu Kayu Ramah Lingkungan

Trisna Priadi, Silva D. Maretha

Abstract


Kayu yang berasal dari hutan atau lahan masyarakat pada umumnya berkualitas rendah.  Oleh karena itu diperlukan aplikasi teknologi tepat guna dan ramah lingkungan agar kayu tersebut dapat diandalkan sebagai bahan bangunan yang baik dan tahan lama tanpa menimbulkan dampak lingkungan yang merugikan.   Sehubungan dengan itu maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keawetan kayu setelah diberi perlakuan pemanasan dalam minyak serta mengetahui pengaruh proses pemanasan tersebut terhadap sifat fisis dan sifat mekanis kayu. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kayu kecapi (Sandoricum koetjape Merr) dan kayu rambutan (Nephelium spp). Pemanasan kayu dilakukan dalam limbah minyak goreng yang sudah disaring pada suhu 100 °C, 150 °C, dan 180 °C dalam waktu satu dan dua jam. Selanjutnya keawetan kayu tersebut diuji dengan metode graveyard test (ASTM D 1758-96). Sifat fisis (penambahan berat dan kerapatan) serta sifat mekanis (MOR dan MOE) kayu juga diuji berdasarkan ASTM D 143.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanasan 100 oC selama satu jam  baik  untuk  meningkatkan  keawetan  kayu  kecapi  dan  Rambutan  dari  rayap  tanah. Pemanasan minyak 180 °C satu jam juga menghasilkan sedikit peningkatan keawetan kayu kecapi lebih tinggi dari hasil pemanasan 100 °C. Pemanasan kayu dalam minyak juga meningkatkan secara nyata berat dan kerapatan kedua jenis kayu, sedangkan sifat mekanisnya  secara umum tidak terpengaruh nyata terutama pada pemanasan yang tidak lebih dari 100 °C.   


Keywords


pemanasan kayu; rayap tanah; sifat fisis; sifat keawetan; dan sifat mekanis.

Full Text:

PDF

References


Anonim. 2005. Semua Tentang Kayu [terhubung berkala]. http://www.W3.org/tentang kayu-files [7 Mei 2012].

[ASTM] American Society for Testing and Materials. 1996. Standard Test Method of Evaluating Wood Preservatives by Field Test with Stake. ASTM D 1758-96. USA.

[ASTM] American Society for Testing Material. 2008. Annual Book of ASTM Standard. Volume 04. 10. Wood. D 143. Section Four. USA.

[Dephut] Departemen Kehutanan. 1999. Panduan kehutanan Indonesia. J Hutan Rakyat 7(1):18-19

[FPS] Forest Products Society. 2002. Enhancing the Durability of Lumber and Engineered Wood Products. Madison: Forest Products Society.

[TIM ELSSPAT]. 1997. Pengawetan Kayu dan Bambu. Jakarta: Puspa Swara.

Abdurachman, Hadjib N. 2006. Pemanfaatan Kayu Hutan Rakyat Untuk Komponen Bangunan [terhubung berkala]. www.dephut.go. id/files/Komp_Bangunan.pdf [5 Mei 2012].

Balfas J, Sumarni G. 1995. Keawetan kayu tusam (Pinus merkusii Jungh. el de Vr) dan mangium (Acacia mangium Will) setelah furfulisasi. J Penelitian Hasil Hutan 13(7):259-265.

Batubara R. 2006. Teknologi pengawetan kayu perumahan dan upaya pelestarian hutan [terhubung berkala]. http:// Library.usu. ac.id/download/06010040.pdf [7 Mei2012].

Coto Z. 2005. Penurunan kadar air keseimbangan dan peningkatan stabilitas dimensi kayu dengan pemanasan dan pengekangan. Ju Ilmu Teknol. Kayu Tropis 3(1):27-31.

Daud M, Coto Z. 2009. Peningkatan sifat fisis dan mekanis kayu durian (Durio sp) dengan penggorengan. Simposium Forum Teknologi Hasil Hutan Bogor, 30-31 Oktober 2009.

Djarwanto, Abdurrohim S. 2000. Teknologi pengawetan kayu untuk perpanjangan usia pakai. Buletin Kehutanan Perkebunan 1(2):159-172.

Haygreen JG, Bowyer JL. 2003. Forest Products and Wood Science An Introduction Fourth Edition. Australia: Blackwell Publishing Professional.

Heyne K. 1987. Tumbuhan berguna Indonesia. Yayasan Sarana Wana Jaya Jilid II. Koperasi Karyawan, Departemen Kehutanan. Jakarta.

Heyne K. 1988. Tumbuhan berguna Indonesia. Yayasan Sarana Wana Jaya Jilid III. Koperasi Karyawan, Departemen Kehutanan. Jakarta.

Hill C. 2006. Wood Modification: Chemical, Thermal and Other Processes. West Sussex: John Wiley dan Sons.

Iswanto AH. 2009. Perlakuan panas pada kayu [terhubung berkala]. repository.usu.ac.id/bitstream/.../1/08E00915.pdf [7 Mei 2012].

Lensufiee, Tikno. 2008. Teknik Pengawetan Kayu. Jakarta: Erlangga.

Martawijaya A, Barly, Permadi P. 2001. Pengawetan Kayu Untuk Barang Kerajinan. Bogor: Puslitbang Kehutanan.

Martawijaya A, Kartasujana I, Kadir K, Prawira SA. 1981. Atlas Kayu Indonesia, Jilid I. Bogor: Balai Penelitian Hasil Hutan.

Matjik AA, Sumertajaya IM. 2002. Perancangan Percobaan dengan Aplikasi SAS dan Minitab Jilid I. Bogor: FMIPA IPB.

Nandika D, Rismayadi Y, Diba F. 2003. Rayap: Biologi dan Pengendaliannya. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Pasaribu G. 2008. Kajian Potensi dan Pemanfaatan Kayu Gerhan [terhubung berkala]. http:// bpk-aeknauli.org [7Mei 2012].

Paul WM, Ohlmeyer H, Leithoff. 2005. Optimising the properties of OSB by a one-step heat pre-treatment process. Holz als Roh- und Werkstoff Journal 64:227-234.

Seng OD. 1990. Berat Jenis dari Jenis- Jenis Kayu Indonesia dan Pengertian Beratnya Kayu Untuk Keperluan Praktek. Pusat Riset dan Pengembangan Hasil Hutan. Departemen Kehutanan. Bogor

Syafii W. 2000. Zat ekstraktif kayu damar laut (Hope spp) dan pengaruhnya terhadap rayap kayu kering Cryptotermes cynocephalus Light. Jurnal Teknologi Hasil Hutan 13(2):1-5.

Tarumingkeng RC. 2001. Biologi dan Perilaku Rayap [terhubung berkala]. http://tumou.net/biologi_dan_perilakurayap.htm [25 Mei 2012].

Tarumingkeng RC. 2006. Bunga Rampai Jejak Langkah Kehidupan. Bogor: Fahutan IPB.

Tsoumis SG. 1991. Science and Technology of Wood [Structure, Properties, Utilization]. New York: Van Nostramd Reinhold.

Wang JY, Cooper PA. 2005. Effect of oil type temperature and time on moisture properties of hot oil-treated wood. Holz als Roh- und Werkstoff 63:417-422.

Windasari WA, Rosita AF. 2008.Peningkatan kualitas minyak goreng bekas dari KFC dengan menggunakan adsorben karbon aktif [skripsi]. Semarang: Fakultas Teknik. Universitas Diponegoro.

Wistara IN. 2002. Ketahanan 10 jenis kayu tropis. J Teknologi Hasil Hutan15(2):48-56.




DOI: https://doi.org/10.51850/jitkt.v13i2.31

DOI (PDF): https://doi.org/10.51850/jitkt.v13i2.31.g30

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis Indexed by:

     

 

ISSN: 1693-383              EISSN: 2656-0178